Sabtu, 05 Oktober 2013

cara buat pakan discus.

                                                     PAKAN DISCUS



Seperti yang kita ketahui discus adalah ikan liar yang hidup di alam bebas dengan suhu yang agak panas dan Ph yang sedikit asam, serta perairan yang tidak terlalu jernih dan tenang.
Dialam yang liar discus dengan bebas memilih pakan yang tentunya sesuai dengan kebutuhan discus itu sendiri, juga memilih perairan yang dia senangi, seperti disaat discus hendak memijah atau membesarkan anak, lain halnya dengan discus yang ada di dalam tank yang kita pelihara semuanya serba terbatas, keterbatasan itulah yang membuat discus gampang sakit bahkan mati, hingga terkesan sulit untuk memelihara discus. Padahal discus merupakan ikan hias yang sangat indah yang tidak membosankan jika kita lihat sepanjang hari, hingga mendapat julukan rajanya ikan air tawar.
Discus yang ada di dalam tank tentunya bisa hidup seperti yang ada di alam liar jika kita mau menyikapi karna discus yang ada di dalam tank bisa menyesuaikan diri dengan Ph yang bukan habitatnya, karna terbatasnya tank yang perlu dijaga kebersihannya, diskcus sangat renta terhadap jamur atau parasit yang ditimbulkan dari sisa makanan dan kotoran discus sendiri, apalagi di saat musim hujan tanpa kita sadari cuaca dingin itu yang mempercepat tumbuhnya jamur dan parasit yang tidak dapat dilihat, sering kita temui di dalam tank yang terlihat jernih tapi ikan sakit bahkan mati akibat diserang parasit atau jamur ditambah lagi kekebalan ikan yang sangat minim. Minimnya kekebalan discus diakibatkan dari pakan yang kita beri serba terbatas, hingga terkesan discus gampang sakit. Jika kita kembalikan ke alam liar jarang terlihat discus yang sakit, karna discus dialam liar sudah mempersiapkan kekebalannya sejak masih dalam kandungan atau telur dengan memakan makanan yang banyak mengandung protein, serat, vitamin, dan lain sebagainya tidak dari satu jenis makanan saja, oleh karna itulah discus yang ada di alam liar tahan terhadap penyakit.
Discus yang ada dialam liar jelas tidak sama dengan yang ada di dalam tank, hanya sifat-sifat tertentu yang masih melekat hingga saat ini, seperti merawat anak,dan mencari pasangannya sendiri ke dua sifat tersebut erat kaitannya dengan pakan. Sering kita jumpai discus yang sudah cukup umur masih juga belum mencari pasangan, ini dikarnakan kurangnya penumpukan hormon yang menghambat pembentukan sel telur atau sperma  yang di akibatkan pakan yang serba terbatas, kalaupun terjadi discus yang kekurangan hormon bertelur ini akan mengakibatkan telur yang dikeluarkan mudah terserang jamur atau parasit karna cangkang telur tidak kuat sehingga dengan mudah ditembus jamur atau parasit, dan biasanya jika ini terjadi indukan discus akan membersikan telurnya dengan cara memakan jamur atau parasit tersebut alhasil telur juga ikut termakan dan asumsi kebanyakan orang discus memakan telurnya. Jika saja telur yang seperti ini menetas,bayi-bayi ini sangat renta terhadap penyakit karna kuranganya kekebalan tubuh di tambah lagi asupan gizi yang di dapat dari lendir induk juga tidak mencukupi dan akan sulit merawat ikan seperti ini, dan yang jelas kwalitas ikan ini tidak akan baik. Jadi seperti apa kwalitas pakan yang baik?.......
Kwalitas pakan yang baik mampu merehabilitasi semua jaringan atau sel-sel yang ada pada tubuh ikan itu, protein yang didapat dari pakan asli ikan itu seperti cacing,jenis udang-udangan (kutu air,udang air tawar),jentik nyamuk,dll. Vitamin A,D,E dan serat yang juga merupakan pro vitamin. Protein yang didapat dari berbagai jenis akan mampu memberikan nilai gizi yang cukup yang akan mampu menggantikan sel-sel yang rusak,mempertahankan stamina dan penumpukan hormon yang akan membuat warna ikan semakin cerah. Vitamin A,D,E disamping untuk menjaga stamina juga untuk memperbaiki sel-sel mata yang rusak, pembentukan tulang dan sisik, karna sisik yang kuat akan sulit untuk ditembus
jamur atau parasit, serta mengganti sel kulit yang rusak dan mencerahkan warna. Serat yang didapat dari sayuran dan sejenisnya juga akan membantu memperbaiki pencernaan, karna pencernaan yang sehat akan lebih mudah menyerap sari makanan.
Dari semua jenis pakan dan vitamin serta serat bisa di olah jadi satu pakan discus berkwalitas yang akan mencukupi semua kebutuhan discus hanya dalam satu pakan dan pastinya dengan takaran yang pas, karna jika berlebihan juga tidak baik apalagi kurang, sengaja pakan ini diriset dengan waktu yang cukup panjang, dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan para pencinta discus. Selamat mencoba dan buktikan hasilnya





Cara buat pakan ikan
Dari semua bahan yang mengandung protein seperti (cacing darah,cacing sutra,kutu air,udang, jentik nyamuk,dll. ) campur  jadi satu kecuali udang harus di haluskan  jika kesemuanya tidak tersedia ambil 2 item yang mudah di dapat. Tambahkan wortel dan daun banyam tentunya yang sudah di kukus, campur dan aduk hingga benar-benar rata. Selanjutnya siram dengan agar-agar yang baru diangkat artinya masih dalam keadaan panas dan aduk terus hingga rata. Pada saat akan dingin dan belum mengental masukkan vitamin anak,telur ayam dengan putihnya yang sudah diaduk sebelumnya dan aduk terus hingga benar-benar rata,setelah diyakini rata diamkan hingga mengental dan masukkan kelemari pendingin (frezer).
Pakan yang kandungan gizinya rusak ditandai dengan warna yang hitam dan bau yang tidak sedap. Catatan: jaga kebersihannya disaat pembuatan agar pakan ini tidak terkontaminasi dengan bakteri yang merugikan.
Untuk takarannya:  1lempang Blood warm sama banyaknya dengan sumber protein yang lain 1telur ayam ukuran besar,1wortel ukuran  jempol tangan,dan beberapa daun banyam,1sendok teh vitamin anak,bisa juga ditambahkan TB 1sendok makan. Selamat mencoba dan buktikan hasilnya.Selamat mencoba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar